Accidentally in Love ??? -- Chapter 2


Staring : TVXQ, Kim Yoo Bin, Lee Byul Hye, Kim So Eun, Jang Riin, Park Ji Soo
Author :Natthalie Loo


Singkatnya, pada jam istirahat siang anak-anak sekelas mengerumuni Byul Hye karena penasaran dengannya. “Annyeonghaseo Byul Hye ssi. Jeo neun Lee teuk imnida ketua kelas ini. Kalau ada masalah silakan bertanya.” “Kamsahamnida” jawab Byul Hye. “Ya, Byul Hye ssi kenapa kamu pindah sekolah?” “Boleh minta nomor handphonemu?” “Atau alamat e-mail mungkin?” “Ada fb ato twitter?” tidak cowok tidak cewek semua berceloteh dan bertanya tanpa henti.
“Ckckckck.... mereka itu seperti kesetanan saja, kasihan Byul Hyenya kan” seru Jun Su. “Kalau aku pasti sudah pergi, kalau Jae Joong pasti sudah ngamuk” kelakar Yoo Chun. Jae tidak ada tanggapan hanya melihat kerumunan itu saja, begitu pula dengan Chang Min. “Taruhan sebentar lagi Yoo Bin akan mengamuk, karena dia masih duduk di sana” seru Yun Ho.
Dan tak sampai 2 detik kemudian Yoo Bin benar-benar mengamuk. “Ya... kalian semua tidak bisakah berhenti mengganggu orang” teriaknya. “Aku tidak bisa bergerak sama sekali, sekarang semua bubar” lanjutnya. “Ah, Yoo Bin payah.” “Mwo?” semuanya berseru kesal, tapi akhirnya bubar juga.
“Ya, chingu jangan suka marah-marah donk entar cepat tua lho” Byul Hye menasehati. “Ya Lee Byul Hye apa kau tau kau sangat menyebalkan” seru Yoo Bin. Ji Soo, So Eun dan bahkan Riin berdiri dari kursi mereka dan mengelilingi Byul Hye. “Jeongmal?” jawabnya.
“Ya, liat mereka sepertinya bakal ada perkelahian seru”Jun Su bersemangat. “Sebaiknya dihentikan” Chang Min ingin berdiri. “Ya, biarkan saja mereka” seru YooChun. “Ne, biarkan saja mereka” sambung Yun Ho. “Hajiman...” “Taruhan 10000 mereka pada akhirnya pasti akan berpelukan” sambung Jae. “Ne.” Sambung Yun Ho. “Wae?” seru yang lain.
“Jeongmal” jawab Ji Soo. “Ah, araseo kurasa karena aku manis maka aku terlihat menyebalkan benarkan?” “Manis, kata-katamu itu menyebalkan” So Eun. “Jeongmal? Tapi pasti karena itu kalian jadi kangen sama aku kan?” “Hmmm...”Riin mencoba menyembunyikan tawanya. “Ya Lee byul Hye kau memang menyebalkan, dan sesuai katamu karena itu kita selalu kangen” jawab Yoo Bin.
Sedetik kemudian sesuai kata Jae, mereka berakhir dengan pelukan. “Byul Hye....” Yoo Bin memeluknya dengan super  erat. “Ya, Yoo Bin aku tidak bisa nafas.” Belum lepas dari Byul Hye Ji Soo, So Eun dan Riin ikut-ikutan meluk. “Byul Hye kita kangen banget sama kamu.” “Ne, aku juga.”
“Mwo?” seru kaget Jun Su dan Yoo Chun. “Apa yang terjadi?” tanya Chang Min. “Mereka saling kenal?” tanya Jun Su. “Nan molla” jawab Yoo Chun. “Byul Hye, oraenman-ieyo” seru Riin riang. “Jal isseossoyo? Kapan balik dari Amrik” tanya Ji Soo. “Wae? Kenapa tidak beri kabar?” sambung So Eun. “Aku ingin membuat surprise” jawab Byul Hye.
“Ehm.. ehm... Riin tidakkah kau ingin mengenalkan temanmu pada pacarmu tercinta ini?” tanya Yoo Chun. “Ya, Yoo Chu ah” Riin merasa sedikit malu dengan kata-kata Yoo Chun. “Eee, Yoo Chun? Neo Park Yoo Chun?” tanya Byul Hye. “Oh, kau tahu aku?” “Ne, Riin sering bercerita tentangmu.” “Chingu?  Kalian teman?” tanya Jun Su. “Kalau ia memang ken. apa?” tanya Yoo Bin.
“Byul Hye a, kau masi ingat aku?” tanya Yun Ho. “Oh, Yun Ho. Jal isseossoyo?” “Ne, lalu kau ingat Jae Joong?” Jae yang duduk di belakang Yun Ho menendang kakinya. “Kim Jae Joong?” “Ne” Yun Ho berusaha menarik Jae yang agak bersembunyi di belakang. “Ya, Yun Ho...” protesnya. “Annyeonghaseo Jae Joong a.” “Oh, annyeonghaseo Jal isseossoyo?” “Umm, kau terlihat lebih tampan sekarang.” Puji Byul Hye membuat Jae sedikit malu. “Ya Byul Hye jinja, dari segi mananya yang cakep?” Yoo Bin protes. “Anak ayam yang sirik diam saja”balas Jae.
“Ya....” seru Yoo Bin namun dipotong oleh Jun Su. “Ya, sebelum kalian berkelahi biarkan aku ikut kenalan juga donk. Annyeonghaseo Kim Jun Su imnida dan ini Shim Chang Min.” “Oh, annyeonghaseo.” Seru Chang Min. “Annyeonghaseo bangapseumnida” jawab Byul Hye sopan.
“Ya, chingu tidakkah kalian merasa lapar?” tanya So Eun. “Ckckck.. kim So Eun apakah tak ada hal lain yang bisa kau pikirkan selain makan?” ledek Yoo Bin. “Aku kan lapar?” “Perut karet” ejek Riin. Acara perkenalan selesai dan acara makan di mulai, demikian pula dengan 5 cowok yang lain.
Sambil makan pizzanya Jun Su mengajukan protes. “Jung Yun Ho dan Kim Jae Joong, kalau kalian punya kenalan cewek cantik harusnya bilang-bilang dan kenalkan pada kita.” “Tidak penting kurasa” jawab Jae. “Ya buat kau mungkin tidak penting, tapi buatku penting” protes Jun Su. “Kau merasa itu penting karena belum punya pacar kan? Aku sih tidak masalah kan udah ada Riin” ejek Yoo Chun. “Park Yoo Chun apa kau cari gara-gara denganku” seru Jun Su.
“Hajiman, eotteohge?” tanya Chang Min sambil menatap Byul Hye dari jauh. “eotteohge?” balas Jae. “eotteohge kalian berdua bisa mengenalnya?” sambung Chang Min masih belum mengalihkan pandangan matanya. Yun Ho berbalik mengikuti arah mata Chang Min dan menjawab. “Ah, dia teman SMP kami. Waktu naik kelas 2 SMP dia pindah ke Amerika. Dan mereka ber 5 katanya teman sejak SD. Jae mulai berkelahi dengan Yoo Bin pun sejak kelas 1 SMP.” “Jangan membicarakan hal yang tak perlu” balas Jae.
“Wae?” tanya Yoo Chun. “Anniyo, hanya ingin tau saja” jawab Chang Min belum mengalihkan pandangannya. Namun ketika Byul Hye secara tidak sengaja melihat Chang Min dan tersenyum padanya, di segera berbalik. “Wae?” tanya Yoo Chun lagi dan berbalik ke arah Yoo Bin dkk. “Anniyo” jawabnya.
“Kalau tak ada apa-apa kenapa dari tadi kau melihatnya terus?” tanya Jun Su. “Assa, aku tau kau suka dia?” goda Yoo Chun. “ha, a..a.. anniyo” Chang Min terbata. “Chang Min first love?” goda Jun Su. “A..aniiyo” Chang Min tetap mengelak namun  Chun dan Su tetap mengejeknya. Jae hanya melihat mereka dengan pandangan aneh. Dan Yun Ho yang melihat ekspresi Jae, juga memasang mimik aneh.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment

v